SUPER The Power Of Human

Noesantar Koe
series 1
Action
3.75
600 kali
1 kali

                                                               Super

                                                                      The Power Of Human

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebelum dimulainya cerita ini, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau apa pun. Saya hanya membuat sebuah cerita, tidak ada sama sekali niat mendekskripsikan, menyinggung, mengucilkan, mengejek seseorang, tempat, atau apa pun. Saya hanya membuat sebuah karya dan sekali lagi tidak ada sama sekali niat, menjatuhkan harga diri dan martabat seseorang, tempat, atau apa pun. Ini hanya sebuah karya cerita semata. Dan maaf jika ada bahasa atau kata yang kurang tepat, saya masih pemula.

Super The Power Of Human. Menceritakan tentang orang orang yang mempunyai kekuatan super akibat jatuhya batu angkasa disebuah laut, dan tak ada yang mengetahui hal itu. Akibat batu angkasa itu, orang orang yang beruntung mendapatkan kekuatannya. Dengan adanya orang orang yang mempunyai kekuatan super, para polisi pun direpotkan dengan hal ini. Karena bila jatuh ketangan orang jahat, mereka akan buat kekacauan. Orang orang yang berkekuatan super tersebut memisahkan diri dari orang orang sekitar, mereka membuat sebuah kelompok. ada yang menjadikanya sebagai tempat untuk mencari uang dengan menjual jasa mereka untuk menolong orang yang tertindas. Karena biarpun banyak kelompok jahat yang berkekuatan super, masih ada kelompok yang mempunyai rasa kemanusiaan dan mempunyai hati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tokoh dalam cerita kali ini :

Dani Diel : Seseorang yang misterius, mempunyai pandangan sinis. Bekerja pada sebuah kelompok yang dimana para anggotanya mempunyai kekuatan super. Tapi tidak ada yang tau dia teman atau lawan dikelompok tersebut, karena ada misi dan begitu misteriusnya Dani Diel. Mencari mayat istrinya yang dibunuh 3 tahun silam oleh seseorang yang mempunyai kekuatan super. Yang hingga kini belum ditemukan. Mempunyai kekuatan super yang bisa menghisap kekuatan super seseorang jika disentuh olehnya, kekuatannya terkunci pada otaknya. Tetapi dia belum bisa mengontrol kekuatannya menggunakan otaknya. Kekuatannya berwarna kuning. 25 thn

Toni Han : Berbadan besar, rekan kerja dan orang terdekat Dani Diel dikelompok mereka. 3 tahun menunggu diterima cintanya pada seorang seketaris dikelompoknya bernama Ms. V. Dia orang yang baik dan selalu menjadi pendingin disuasana yang panas. Mempunyai kekuatan super yang bisa menjadikan seluruh tubuhnya menjadi sebuah alat penyerang atau senjata. Kuat dalam bertarung, tapi kurang pintar. Kekuatannya berwarna coklat muda. 29 thn

Fillipe : Rekan kerja Dani Diel dan Toni Han. Pintar, selalu tau banyak hal. Tak heran selalu dia yang memimpin sebuah tugas. Ditugaskan oleh kelompoknya untuk menyelidiki Dani Diel dengan menjadi rekan kerjanya. Jangankan Dani Diel, Toni Han yang orang lama dikelompoknya pun tidak mengetahuinya. Mempunyai kekuatan super yang bisa menyemburkan api dan mengeluarkan bola api dari mulutnya dengan sebuah tiupan. Petarung yang pintar. Kekuatannya berwarna merah. 23 thn

Misel : Seorang gadis yang dikejar kejar manusia serigala hasil eksperimen ayahnya, yang meminta obat penawar agar dia menjadi manusia normal kembali. Misel adalah gadis yang cantik. Tetapi Hidupnya begitu menakutkan yang selalu ditemani rasa ketakutan ditangkap, bahkan dibunuh oleh manusia serigala biar pun dia berdarah biru. Hingga akhirnya dia membayar jasa dari kelompok Dani Diel untuk membunuh manusia serigala yang mengejarnya. 21 thn

Loko : Seorang pengawal dan pembantu dari gadis yang bernama Misel. Mempunyai kekuatan super, dengan tiupannya yang bisa berhawa panas dan ada yang membekukan. Kekuatannya berwarna biru. Sinis dengan orang yang tidak dikenal, karena dia ditugaskan oleh ayahnya Misel untuk benar benar melindungi dan menjaga Misel. Orang yang setia kepada ayahnya Misel. 40 thn

Karno : Seorang polisi atau detektive yang pintar, tadinya menyelidiki Dani Diel, Toni Han, dan Fillipe. Yang nantinya malah jadi teman mereka. Orang ini tidak mempunyai kekuatan super. Dan anehnya banyak dari kepolisian yang ada, anggotanya atau polisinya tidak banyak yang mempunyai kekuatan super. Tak heran polisi selalu kerepotan dengan masalah yang menimpa. Tetapi mereka sedikit terbantu oleh adanya kelompok, gang, atau organisasi yang anggotanya mempunyai kekuatan super dan mempunya hati rasa kemanusiaan. Biarpun banyak juga kelompok yang brutal dan jahat. 29 thn

Ferdu : Rekan kerja Karno. Curiga dengan Karno saat Karno sudah dekat dengan sebuah kelompok yang berkekuatan super. Dan nantinya ingin sekali membunuh Karno, karena menganggapnya penghianat. Dialah orang yang membuat Karno dikeluarkan dari kepolisian. Dan dia tidak mempunyai kekuatan. 29 thn

John Carbeut : manusia normal yang jadi manusia serigala hasil eksperimen ayahnya Misel. Karena mendengar kabar ayahnya Misel sudah mati, dia beralih megejar anaknya tuk mendapatkan obat penawar agar ia kembali normal.

 

 

                                                             Super

                                                                  The Power Of Human

 

 

 

 

 

 

 

                                                      Manusia serigala series 1

 

 

 

 

 

 

 

                                                   Mayat Yang Aneh...

 

            Suatu malam disebuah rumah sakit, ada pasien yang menggemparkan. Pasien itu bertubuh besar dan berbulu. Para dokter pun masih mengedintifikasi mayat tersebut. “ apa yang terjadi pada tubuh mayat ini, banyak sekali bulu dan mempunyai cakar. Dia ini manusia atau bukan??  “ dokter yang disebelah dokter tersebut menyauti “ aku tidak tau apa ini??. Yang pasti, kita lanjutkan identifikasinya “. Selang berapa jam, kamar mayat yang terdapat mayat aneh itu kosong. Dan disaat itu juga, mayat yang tadinya sedang terbaring terbangun. Dia berontak, mengamuk, dan merusak seisi kamar mayat. Dia pun kabur dengan melompat dari jendela. Seorang dokter yang mendengar suara gaduh tak karuan dikamar mayat, bergegas melihat apa yang sebenarnya terjadi. Dia terkejut dengan keadaan kamar mayat yang sangat kacau dan berantakkan “ apa apaan ini!?!? Siapa yang melakukan ini semua!? “ dokter itu terkejut untuk yang kedua kalinya “ aa.. dimana mayat itu..!? apa yang sebenarnya terjadi!?!? “. Dokter itu pun segera menghubungi polisi.

            Didalam sebuah mobil berwarna hitam. “ hei Han, ada kabar dari markas. “ Han pun bertanya “ apa itu Fillipe?. “ “ kita harus membakar mayat manusia serigala itu, sebelum dia bangkit kembali dari kematiannya. “ Han yang saat itu sedang menyetir, segera berbalik arah menuju rumah sakit. Saat dirumah sakit, rumah sakit tersebut sudah banyak didatangi oleh polisi dan ini masalah bagi Han, Fillipe, dan Diel. Diel berkata “ oh sial!! Banyak polisi disini teman teman. baiklah, berhenti disini saja Han. “ Han pun menginjak remnya. Dengan rasa kebingungan apa yang akan dilakukan, Han meyesali keadaan “ apa yang akan kita lakukan sekarang??, banyak polisi dirumah sakit itu. “ “ jika  kita bertiga masuk kesana akan mudah ketahuan. “ Han pun mennanyakan perkataan Fillipe “ kalau begitu cara apa yang akan kita lakukan?. “ “ salah satu dari kita ada yang menyelinap ke….. “ Diel memotong pembicaraan “ biar aku saja “ Han merasa khawatir “ apa kau serius, disana banyak polisi Diel. “ dengan percaya diri, Diel menjawab “ sudah tenang saja, serahkan ini pada ku. “ Diel pun memulai aksinya.

            Didepan pintu rumah sakit, seorang polisi sedang mengobrol dengan security rumah sakit. Mereka menghentikan obrollannya ketika melihat laki laki akan memasuki rumah sakit dengan jas berwarna hitam, daleman kemeja batik dan berdasi.“ ok anak muda tunggu dulu “ security memeriksanya “ baiklah rentangkan tangan mu, dan lebarkan pijakkan kaki mu. “ “ ayolahh pak polisi aku hanya ingin menjenguk nenek ku saja, dia minta dibelikan pita merah. “ security yang memeriksa memberitahu “ kami hanya menjalani prosedur saja anak muda, baiklah kau aman. “  polisi bertanya dengan tegas “ kalau begitu, tunjukkan pita merah itu. “ entah dari mana Diel mempunyai pita merah, ia mengambil dari saku celananya “ ini pitanya pak polisi. “ sambil tersenyum, security mengejek Diel “ huhuu.. baru kali ini aku lihat seseorang membawa pita untuk menjeguk orang yang sedang sakit. “ Diel pun membalas “ aku juga baru lihat penjaga keamanan sedang bertugas memakai sandal. “ “ hei anak muda, sepatu ku sedang basah tahu!!. “ polisi menennangkan security “ hei hei sudahlah. “  

            Didalam kamar mayat. Dua orang detective sedang memeriksa kamar mayat dan sepertinya sudah mengetahui apa yang terjadi. “ Fer, bagaimana menurut mu? Sepertinya dia memang bukan manusia biasa. “ sambil melihat lihat foto sang mayat yang telah diberikan, Ferdu menyauti “ aku juga sependapat dengan mu Karno. Huh.. sudah ada kelompok yang para anggotanya mempunyai kekuatan super, sekarang ada manusia seperti ini. Hidup dizaman apa kita sebenarnya Karno?. “ sambil tersenyum Karno menjawab “ hmm.. aku pun tidak tahu Fer, kita lanjutkan saja pekerjaan kita. “ seorang dokter datang dan bertanya kepada kedua detektive. “ bagaimana detective?. “ Karno memberitahu dokter tersebut “ baiklah dokter, tolong rahasiakan hal ini, Kami tidak mau public tahu hal ini. Mayat tersebut bangkit dari kematiannya dan dia bukan manusia biasa. Saya pikir dia adalah manusia serigala. “ dengan penuh kebingungan dan sedikit terkejut dokter itu bertanya kembali “ apa maksud mu detective???. “ “ dokter cukup sampai disitu mengetahuinya, selanjutnya biar kepolisian yang menangani. “ “ oo.. baiklah kalau begitu. “.         Dilantai bawah. “ baiklah anak muda, mau kah kau ku antar keruangan nenek mu yang sedang dirawat. “ Diel menjawab dengan santai “ ohh, tidak usah pak saya sudah tahu ruangannya. Ngomong ngomong, apa yang sebenarnya terjadi?. “ “ mayat kabur dari rumah sakit. “ Diel sudah mulai curiga “ bagaimana mayat itu bisa kabur, bukannya dia sudah menjadi mayat??. “ “ aku juga heran dengan hal itu anak muda, tapi yang kudengar mayat itu bertubuh aneh. Dia mempunya cakar seperti binatang. “ Diel pun yakin itu adalah si manusia serigala, Diel pun berpura pura masuk kerumah sakit pergi ke ruang nenek yang akan dijenguk entah dimana. Setelah 20 menit Diel pun pergi dan bertemu kembali dengan Han dan Fillipe. Han bertanya “ bagaiman Diel??. “ “ kita terlambat teman teman, dia sudah melarikan diri. “ Fillipe berkata dengan marah “ ahh sial!! Kenapa aku sampai tidak tahu kalau manusia serigala itu, kalau tidak cepat dibakar mayatnya akan hidup kembali. “ Han menennangkan “ sudahlah Fill, orang yang banyak tahu terkadang juga ada yang tidak diketahui olehnya. Karena kita tidak bisa melihat kebelakang tanpa menoleh, dan tidak bisa melihat sekaligus dunia seluruhnya. “ handphone Fillipe berbunyi, dan itu adalah kabar dari markas “ kita harus mencari manusia serigala itu, dan membunuhnya sekali lagi. Jika tidak, misi kita tidak akan selesai dan kita tidak akan mendapatkan uang. “ Han bertanya “ baiklah harus mencari kemana kita?. “ “ kita harus menemui klien kita Han, Pasti manusia serigala itu mencari klien kita kembali. Dengan terus dekat dengan klien kita, kita bisa membunuh manusia serigala itu seperti yang kita lakukan disaat pertama. “ Fillipe menyauti “ betul yang dikatakan Diel, ayo bergegas. “. Mereka pun pergi untuk bertemu klien mereka.

            Disebuah rumah yang besar, tepatnya disebuah kamar. “ ini tehnya nona Misel. “ “ terimakasih Loko. “ dengan mengayunkan tangan kebawah dan membungkuk “ saya selalu melayani anda nona. “. Misel meminum tehnya dan berdiam. Loko khawatir dan mennanyai keadaan nona Misel sambil menghiburnya dengan pujian. “ ada apa nona?, mana senyum indah mu itu?. Yang aku tau, kau selalu tersenyum. “ sambil tersenyum memaksa, Misel menjawab “ aku baik baik saja Loko, aku hanya tidak ingin tersenyum kali ini. “ Loko mennenangkan Misel “ nona, apa kau masih merasa takut?. aku tahu jika aku ada diposisimu saat ini, Mungkin aku akan stress, dan ketakutan tentunya. Tapi tenang saja nona, disini ada Loko yang siap melayani dan menjaga anda. “ Misel pun memaksakan kembali senyumnya “ terimakasih Loko, aku percaya pada mu. Tolong tinggalkan aku sendiri. “ dengan mengayunkan tangan kebawah dan membungkuk, Loko berjalan pergi “ baiklah, aku berada didekat kamar anda nona. “. Misel meratapi nasibnya saat ini, ia berpikir bahwa ia memang orang kaya. Apa saja bisa dibeli, tapi semua itu percuma karena selalu dihantui rasa ketakutan karena dikejar kejar manusia serigala. Misel selalu berpikir apa yang dilakukan oleh ayahnya, apa ayahnya benar benar sudah mati. jika belum, kenapa tega meniggalkannya dengan cara seperti ini. Ayahnya meninggal, dengan tidak jelas apa penyebab kematiannya. Dikabarkan ayahnya meninggal karena serangan jantung, dan yang Misel tahu ayahnya tidak mempunyai penyakit tersebut. Terkadang datang pikiran untuk bunuh diri, Misel sangat stress akan hal ini. Sudah tiga kali percobaan bunuh dirinya digagalkan oleh Loko.

           Diluar kamar, didekat kamar Misel Loko sedang mendengarkan radio. “ sebuah mayat hilang misterius dari rumah sakit. Mayat ini mempunyai tubuh tidak seperti manusia pada umumnya. Berbulu dan mempunyai cakar seperti binatang. Saat ini, kasus ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian. “ Loko terkejut mendengar berita tersebut, dia berpikir itu adalah manusia serigala. Dia pun berprasangka “ (kurang ajar!! Mereka menipu kami, serigala itu belum mati. Sepertinya mereka bersengkongkol hanya untuk mendapatkan uang. Kurang ajar!!.) “ tiba tiba ada suara berisik diluar. Loko pun mengeluarkan auranya yang berwarna biru keseluruh tubuh, berpikir itu adalah manusia serigala. Loko bersiap untuk bertarung Meski ia tahu belum tentu menang melawan manusia serigala. Tetapi ia tetap bersikap tenang, agar nona Misel tidak mengetahui dan ketakutan.

           Ada suara ketukkan dipintu masuk. Loko pun menghampiri sambil berpikir apa yang akan dilakukan sebelum, atau sesudah membuka pintu itu. “ (apa aku harus memberi tahu nona Misel sekarang, tapi akan kabur kemana?. Pasti serigala itu akan mengejar, dan akan membahayakan nona Misel disaat psikologisnya sedang tidak sehat. Apa aku harus membuka pintu dulu atau mengintip siapa yang datang?) “ Loko hanya mengikuti langkah kakinya yang terus berjalan mendekati pintu, tanpa sadar ternyata dia langsung membuka pintu. “ ( apa yang aku lakukan, aku tidak mentelaah dulu. Baiklah pintu sudah terbuka. ) “ Loko menghirup nafas yang dalam, dia akan mengeluarkan kekuatanya untuk membekukan manusia serigala. Disaat pintu sudah terbuka lebar, dan terlihat jelas siapa yang mengetuk pintu. Loko pun batuk tersedak, dia langsung menggagalkan jurusnya setelah apa yang dia lihat. Ternyata itu hanya tukang pizza yang pakaiannya basah dan tampak berantakkan. “ uhuk!! uhuk!! siapa kau..!?!? “ tukang pizza itu menjawab dengan selogan pekerjaanya sambil tersenyum“ pizzaaaa!! “ sambil berusaha meredakan batuknya, Loko terheran “ haa..pizza..uhuk “ “ oohh bukan bukan tuan. Pizzaaaa!! “ “ oo kau uhuk..tukang pizza. Baiklah tunggu sebentar. “ “ ok “. Lalu Loko meninggalkan tukang pizza itu dipintu, dengan pergi kekamar nona Misel. Loko berbicara sedikit keras didepan pintu kamar nona Misel. “ nona, apa kau memesan pizza? “ “ ooh ya, tolong bawakan kemari Loko. “ Loko kembali berjalan menuju pintu masuk. Disaat dia sudah mulai mendekati pintu masuk, dia mencium bau darah. Baunya sangat menyegat. Lalu Loko sangat terkejut apa yang sedang dilihatnya saat ini. Seseorang bertubuh tinggi besar, berbulu, dan mempunyai cakar. Sedang mengangkat tukang pizza yang sudah tidak bernyawa, dengan pegangan yang erat dileher si tukang pizza. Darah mengotori lantai depan rumah Misel, yang keluar dari leher tukang pizza yang malang. Loko berlari kekamar nona Misel, tapi manusia serigala itu mngetahuinya. Loko membuka pintu dengan cepat dan kencang, dan segera menutup dan menguncinya. Misel yang sedang menunggu pizzanya datang, terkejut dengan ulah Loko. “ ada apa ini!? “ tiba tiba pintu kamar nona Misel berlubang dengan tangan yang bercakar tajam merusak pintu tersebut. Misel pun berteriak ketakutan “ aaahh..!! “ sambil menekan tombol rahasia yang ada disebelah jendela kamar nona Misel, dan terbukalah pintu rahasia dari lantai kamar “ anda harus segera pergi nona, pintu itu tidak akan bertahan lama!! “ “ bagaimana dengan kau Loko?? “ “ aku akan memperlambatnya. Cepatlah nona!! Itu akan menuju bukit yang ada dibelakang rumah. Pintu itu sudah mulai hancur “ “ baiklah Loko, kau harus selamat ya!! “ Loko meyakinkan nona Misel “ aku akan selamat nona “ Misel bergegas pergi, pintu kamar pun hancur dengan cakar cakar serigala yang brutal merusaknya. Kini Loko berhadapan langsung dengan manusia serigala. Dia pun menghirup nafas untuk mengeluarkan salah satu jurusnya, yaitu tiupan yang bisa membuat beku. Dengan kecepatanya, manusia serigala menghindar dari jurus Loko. Dia melompati Loko diatas kepalanya. Ternyata serigala itu tidak hanya menghindar, tetapi dia cerdik menghindar sambil bertuju ke pintu yang belum tertutup, yang digunakan nona Misel untuk melarikan diri. Loko menyadari taktik sang manusia serigala. Dengan cepat dia melepas sepatu kaki kanannya dengan tangan kirinya, berbalik badan dan melemparkan sepatu itu ke tombol rahasia yang ada disebelah jendela. Pintu pun tertutup, taktik sang manusia serigala gagal. Dengan rasa bangga Loko berkata “ (yess!! tepat sasaran) “  manusia serigala dan Loko saling bertatapan, mereka melihat mata masing masing dari mereka. Loko berjalan kesisi kanannya, begitu juga manusia serigala. Gerakkan ini membuat sebuah putaran. Tiba tiba mereka berhenti berjalan dari sisi kanan mereka masing masing. Kali ini manusia serigala yang menyerang. Dengan tiupan  bekunya, Loko membekukan tangan kanannya untuk menepis serangan manusia serigala. Karena jika tidak, tangannya akan buntung. Loko menjatuhkan manusia serigala dan berada diatasnya. Loko mengayunkan tangan kanannya yang beku untuk memukul manusia serigala. Dengan cakar dan kakinya, manusia serigala melemparkan Loko ke tembok yang ada dibelakangnya. DUUKGH !! Loko kesakitan “ agghh..” manusia serigala terbangun dari jatuhnya, dan entah kenapa pergi kearah hutan dengan melompat dari jendela. Yang membuat pecah, kaca jendela. Dengan memaksakan tuk bangun, sambil mencairkan tangannya yang beku dengan kekuatan tiupan hawa panasnya “ agh..sial!! aku harus lebih cepat dari dia. Sebelum dia menemukan nono Misel. “ Loko mengikuti melompat keluar jendela, dia bergegas tuk menemui nona Misel. Saat dipintu keluar ruang rahasia. Misel melihat ada sebuah rumah kecil tua, terlihat berantakan sekali rumah tersebut. Dengan masih ketakutannya, Misel berlari kearah rumah dan bersembunyi didalamnya. Loko telah sampai dibukit di belakang rumah, tapi dia tidak melihat nona Misel. Loko semakin khawatir, dia ingin berteriak memanggil dia berpikir bahwa manusia serigala belum menemukan Nona Misel. Tetapi dia takut ketahuan oleh manusia serigala jika memanggil berteriak. Loko terus berjalan kedepan, dia melihat ada sebuah rumah. Dia bergegas mengecek rumah tersebut, berpikir nona Misel bersembunyi disana. Dengan suara pelan seperti berbisik, Loko memanggil nona Misel “ nona..nona..apa kau didalam sini?? “ tidak ada jawaban. Loko pun menyertai dengan ketukan ketukan kecil. Sepertinya itu membuat nona Misel merespon, sambil sedikit membuka pintu rumah “ Loko..?? Loko kau kah itu? “ Loko menjawab dengan bahagia, sepertinya nona Misel baik baik saja. Saat Misel membuka pintu lebar, Loko langsung memegang kedua lengan nona Misel dengan erat “ ini aku nona..kau baik baik saja kan?? “ dengan sedikit kaget “ ee..aku baik baik saja Loko. Bagaimana dengan mu? Apa kau mengalahkannya? “ “ aku baik baik saja nona, ayo kita harus pergi. Kita harus bersembunyi ditempat lain “ mereka pun pergi.

             Saat sampai dikediaman nona Misel. Fillipe, Han, dan Diel tampak terkejut, mereka melihat sebuah mayat dengan lantai depan rumah dibasahi oleh darah mayat itu. Han berkata “ apa yang terjadi!? “ Fillipe menyauti, dengan nada serius dan khawatir “ Diel kau didepan aku dibelakang mu, sepertinya dia sudah kesini “ Diel masuk pertama kedalam rumah , melihat apa yang terjadi. Fillipe dan Han mengikuti dibelakang melindungi. Dengan ketiganya sudah mengeluarkan auranya masing masing. Saat sampai pada sebuah kamar, mereka bertiga melihat kamar dengan keadaan berantakan dan kacau balau. Pintu kamar hancur, dan ada sebuah tembok yang retak. Kaca jendela kamar itu pecah dan ada sedikit sobekkan ditirainya. “ dia sudah kemari Fill, Han “ Fill menjawab “ ya, kita terlambat. Semoga saja dia belum mati. “ Han mengucap dalam hati “ (ayo teleponlah, berikan kabar mu) “ Han bertanya kepada Diel dan Fillipe “ hei apa kalian berdua masih mempunyai pulsa?, teleponlah dia. Pulsa ku habis “ Fillipe menjawab duluan “ pulsa ku sama dengan mu Han “ “ bagaimana dengan mu Diel? “ dengan pandangan sinisnya melihat keluar jendela, Diel menjawab dengan angkuh “ punya ku juga “ Han sudah terbiasa dengan sikap Diel yang seperti ini. Diel berkata “ aku melihat ada jejak kaki serigala diluar, sepertinya belum lama. Kalau sekarang kita mengejarnya, mungkin masih bisa “ handphone Han berbunyi, Han menjawabnya dan ternyata itu dari Misel. Han pun memberitahu kepada Fillipe “ Fill, sepertinya dia baik baik saja. Dia ingin bertemu “ “ baiklah, kau dan Diel pergi mengejar manusia serigala itu, aku akan menemuinya. Ingat, tetap bersama kalian. “ Diel dan Han segera mengikuti jejak manusia serigala kearah hutan, dan Fillipe setelah diberitahu tempat pertemuannya oleh Han segera bergegas pergi. Saat ditengah perjalanan mengejar manusia serigala, tiba tiba Diel menyuruh untuk berpencar karena jejak manusia serigala menghilang. Tapi Diel sebenarnya sudah tahu, pergi kearah mana manusia serigala itu. “ sepertinya kita harus berpencar Han, dan nanti bertemu ditempat ini kembali “ Han menjawab “ tapi kita harus tetap bersama Diel. Sekarang kearah mana kita mengejarnya? “ “ tenang saja Han, sendirian saja kita bisa mengalahkannya. “ “ tapi..” Diel memotong dan meyakinkan Han “ kalau tidak berpencar kita tidak akan bisa menemukannya, berpencar saja belum tentu bisa menemukannya. “ Han akhirnya setuju dengan rencana Diel. Han pergi kearah sebelah kanan, dan Diel kearah berlawanan. Han pergi dengan perasaan tak yakin dan bingung apa yang direncanakan Diel “ (Diel apa rencana mu, disaat pertama saja kita mengalahkannya bertiga bersama Fillipe. Aahh.. sudahlah, aku juga sudah lama tidak berhadapan dengan musuh satu lawan satu. Aku selalu melakukannya bersama team, kalau tidak seperti ini nanti kemampuan individu ku akan lemah) “. “ Grrr.. sepertinya luka ku belum sepenuhnya sembuh. Sepertinya akan susah untuk mendapatkan penawarnya. Kurang ajar!! Sudah ada tiga orang berkekuatan super, dia juga dilindungi oleh pengawal yang juga berkekuatan “. Diel berhasil menemukan manusia serigala, ia melihat manusia serigala sedang berlutut kesakitan dengan lukanya yang belum sembuh sepenuhnya. Dengan santai Diel  menghampirinya. “ hei kawan, bagaimana kabar mu? “ .

              Disebuah tempat yang sepi yang dijanjikan Misel untuk bertemu. Fillipe menanyakan apakah ada orang ditempat itu, karena tampak sepi “ heiii!! Ada orang disini? “ Loko menyauti dan menghampiri Fillipe, bertanya dengan marah “ ya, kenapa dia belum mati hah!?!? “ Fillipe ingin menjelaskan “ baik akan ku jelaskan…” Loko memotong, sambil memegang kerah Fillipe dengan kedua tangannya dan sorotan mata yang tajam “ dasar penipu kalian!!. Kalian bersengkongkol kan?, hanya untuk mendapatkan uang dari kami. “ Fillipe bersikap tenang “ hei hei tenanglah, kalau aku bersengkongkol tidak mungkin aku masih mau bertemu kau disaat seperti ini. Karena pasti aku sudah ketahuan. “ datang Misel dari arah belakang Loko, mennenangkan suasana. “ Loko!! lepaskan dia!. “ Loko beranggapan mereka orang jahat, berkata pada Misel “ tapi dia orang jahat no… “ Misel memotong dengan marah “ Loko!! lepaskan!!, kita harus tahu apa yang sebenarnya terjadi. “ dengan kecewa Loko melepaskan pegangannya dari kerah Fillipe, Fillipe pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Misel berkata “ jadi kalau tidak cepat dibakar, dia bisa bangkit kembali? “ Fillipe menyauit “ ya, seperti itu lah. apa kalian ada tempat untuk disinggahin sementara waktu? “ Loko menjawab pertanyaan Fillipe “ ya ada “ “ baiklah, kita harus kesana. Sepertinya kau terluka tuan?. “ mereka pun bergegas pergi.

              Dihutan, ditempat yang dijanjikan Diel untuk bertemu setelah berpencar. Han bertanya “ bagaimana Diel? Aku tidak menemukannya. “ Diel menjawab dengan santai “ aku bertemu dengannya, tapi sayang dia berhasil kabur “ “ apa kau baik baik saja? “ “ tidak usah khawatir, aku baik baik saja “ setelah mengisi pulsa handphonenya disela waktu saat berpencar tadi, Han menelepon Fillipe. “ Fill kau dimana?, kami kehilangan dia “ Fillipe memberitahu tempat dimana dia berada saat ini. Tapi Han tidak tahu dimana tempat tersebut. Fillipe pun memberitahu tempat didekat situ, yang diketahui oleh Han. Jika sudah disana, rasakan aura kekuatan Fillipe maka mereka akan menemukannya. Han dan Diel bergegas pergi. Saat sampai ditempat yang direncanakan, Han mgengeluarkan auranya dari dalam tubuhya, merasakan aura Fillipe. Dan berusaha tuk sedekat mungkin dan menemukan aura tersebut. Fillipe berdiri didepan rumah yang menjadi tempat singgah sementara Loko dan Misel, dengan mengeluarkan auranya. Han menemukan keberadaan Fillipe dan menyapanya “ hei Fill “ “ Han, Diel kalian baik baik saja kan. Baiklah ayo masuk kedalam “ mereka pun masuk kedalam rumah. Mereka duduk diruang tamu dengan 4 cangkir yang berisi teh hangat. Misel bertanya kepada Loko “ Loko, sebenarnya ini rumah siapa? “ sambil bersih bersih ruang tamu Loko menjawab “ ini rumah lama ku nona, ketika kau masih kecil aku sering pulang setelah bekerja dirumah mu. Tetapi ketika kau dewasa dan datangnya masalah ini aku sudah jarang sekali pulang, bahkan tak pernah. “ Fillipe memulai pembicaraan “ baiklah nona, uang yang sudah dibayarkan akan kami kembalikan kerekening anda. Tetapi ada satu masalah selain manusia serigala itu. “ Misel pun mennanyakan apa masalah itu “ apa itu tuan ? “ “ee..bisa kita berempat saja yang ada diruangan ini nona. Ini cukup sulit sepertinya “ Misel menuruti apa kata Fillipe, sepertinya ini penting dan rahasia. Dia menyuruh Loko untuk meninggalkan mereka diruang tamu. “ Loko..bisa tinggalkan kami dulu. “ Loko menjawab sambil tersenyum lalu membukukkan badan dan pergi “ baik nona “. Misel melanjutkan perbincangan dengan Fillipe, Han, dan Diel. Fillipe memberitahu ada masalah baru datang, Fillipe mengatakan pembantu atau pengawalnya mungkin sebentar lagi akan jadi manusia serigala. Karena luka yang ada dipunggungnya. Misel pun terkejut dengan hal itu. Loko mendengar pembicaraan tersebut diruang sebelah, dia mengambil ponselnya dan bergegas pergi lewat pintu belakang entah kemana. Misel mennanyakan kembali hal yang sedang dibicarakan kepada Fillipe, untuk meyakinkan “ apa yang kau katakan itu benar tuan?. Tolong katakan, kenapa bisa sampai seperti itu. “ sambil memegang cangkir yang berisi teh hangat dan kaki yang melipat Fillipe menjawab. “ sedikit yang ku tahu dari manusia serigala. Yang ku tahu, jika diserang oleh manusia serigala jika tidak mati dia bisa tertular. Yang artinya, dia akan jadi manusia serigala juga. “

 

 

 

 

 

 

                                                             Super

                                                  The Power Of Human

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                       Belum Mati....?

 

             Misel terkejut mendengar hal itu, perasaannya bertambah takut. Dia berpikir siapa orang yang akan didekatnya lagi ketika manusia serigala datang. Jika orang yang melidunginya juga jadi manusia serigala. Dengan melihat keadaan Misel, yang perasaan takutnya begitu bisa dilihat Fillipe berkata “ tenang saja nona, kami akan urus ini sampai benar benar tuntas. Kau akan aman dan baik baik saja. Kami tidak akan berhenti kalau manusia serigala itu belum mati. Tentang pengawal mu, sebelum ia berubah kami akan selalu didekat anda melindungi “ Misel berharap kepada Fillipe, Han, dan Diel, dengan perasaan takut yang masih bisa terlihat jelas sambil mengeluarkan air mata “ tolong...tolong aku tuan tuan, aku mohon “ melihat hal itu, rasa kemanusiaan Han timbul. Dia meyakinkan Misel sekali lagi “ tenang saja nona, kami janji akan menolong mu. Mulai sekarang kami akan selalu didekat anda. Dan kami pastikan anda tidak akan dikejar kejar monster seperti itu lagi, karena kami akan membereskannya “ disebuah tempat sepi, didalam mobil berwarna hitam. Loko bertemu dengan seseorang, sepertinya mereka sudah membuat janji. “ hei, kau bawa obatnya?. Punggung ku terluka oleh manusia serigala. “ seorang laki laki yang duduk dikursi belakang bersama Loko dengan suntikkan ditangan kanannya menjawab “ tenang saja, kau tidak akan menjadi manusia serigala. Kau masih punya banyak waktu, untung kau cepat menelepon. Ternyata dia belum mati ya? “ dengan membuka kemejanya Loko menyuruh orang itu cepat menyuntikan obat ketubuhnya “ baiklah, cepat suntikkan aku “ laki laki itu pun menyuntikan sebuah obat kedalam tubuh Loko, dengan menyuntikkanya dipunggung Loko dekat luka serangan. Loko mennanyakan kabar seseorang kepada laki laki itu, sambil memakai kemejanya kembali “ bagaimana kabar tuan besar? “ laki laki misterius itu menjawab “ dia baik baik saja bersama ku, bagaimana kabar nona Misel? “ Loko menjawab sambil membuka pintu mobil, bersiap kembali kerumah “ makin buruk, baiklah aku harus kembali “. Loko pun pergi begitu juga mobil berwarna hitam yang membawa laki laki misterius.

              Diel berkata kepada Fillipe “ Fill, aku melihat keadaan sekitar dulu. Teruskan saja perbincangannya “ dengan memegang cangkir kembali yang berisi teh hangat Fillipe menjawab “ ya baiklah, untuk berjaga jaga “ Diel pun pergi, ada perasaan yang membuatnya harus pergi dan melihat keadaan diluar rumah. Han tersenyum dan meledek Fillipe “ kau haus Fill? “. Ditengah perjalanannya kembali pulang, Loko bertemu dengan Diel yang sedang memeriksa keadaan. Dengan perasaan bingung Diel bertanya kepada Loko “ dari mana anda tuan?, bukannya anda tadi ada didalam? “ dengan santai Loko menjawab dan terus berjalan kearah rumah “ aku baru saja memeriksa keadaan sekitar, sepertinya baik baik saja “ dengan perasaan aneh dan pandangan sinisnya, Diel berkata dalam hati “ (aku curiga dengan orang ini) “. Karena hal itu, ditengah saat sedang memeriksa keadaan kembali Diel teringat sesuatu. dia teringat perkataan nona Misel bahwa ia pernah berkata ayahnya sudah meninggal dua tahun lalu. Karena ada sesuatu yang harus diselesaikannya, Diel pun kembali kerumah. Sesampainya dirumah, Diel kembali duduk bersama Han dan Fillipe. Tetapi dia tidak melihat nona Misel, ia pun mennanyakannya “ kemana dia Fill, Han? “ Fillipe meminum teh hangat yang ada dicangkirnya, Han yang menjawab “ dia sedang berbicara dengan pengawalnya “  Diel meneruskan dengan berkata kepada Han dan Fillipe “ hei, ingatkah kalian soal kematian ayahnya “ Fillipe menyauti “ ya, kenapa Diel? “ “ dia pernah berkata ayahnya meninggal akibat serangan jantung. Dan dia juga pernah bilang kalau setahu dia ayahnya tidak mempunyai penyakit tersebut “ Fillipe berpikir sambil berkata “ aku kurang menyadarinya. Sepertinya ada yang janggal “ Diel berkata “ aku berpikir ayahnya belum meninggal. “ Fillipe menyauti sambil memegang dagunya “ kita cari tahu itu nanti “. Misel kembali keruang tamu dan duduk kembali bersama Fillipe, Han, dan Diel, ia berkata sambil mengeluarkan air mata dan tissue di tangan kanannya mengusap air mata yang keluar “ aku sudah bicara dengannya. Dan dia berkata tidak apa apa, dia masih ingin berada didekat ku untuk melindungi ku sampai dia benar benar sudah berubah dia akan pergi atau mungkin bunuh diri. Aku sedih mendegarnya “. Fillipe menyauti “ baiklah nona, sepertinya anda terlihat lelah istirahatlah. Kami akan berada disini untuk berjaga. “ Misel menjawab dengan berdiri dari duduknya diikuti oleh Fillipe,Han, dan Diel. Misel bersiap pergi kekamar untuk istirahat “ baik kalau begitu, aku akan pergi tidur. Oh ya, tolong saat dia berubah nanti jangan terlalu kasar atau….ee..aku hanya tak tega saja. Dia yang merawat ku dari kecil “ mengusap air matanya kembali, berbalik badan dan pergi kearah sebuah kamar.

                Esok paginya. Misel terbangun dari tidurnya dan minta dibuatkan susu oleh Loko “ Loko..tolong buatkan aku susu! “ tak ada jawaban dari Loko, rumah tampak sepi. Misel turun dari ranjangnya dan mulai melihat keadaan rumah, ia tidak melihat adanya Loko dan ketiga pria berjas Hitam yang mengobrol bersamanya tadi malam sambil meminum teh hangat. Disuatu taman yang sepi, penuh sekali dengan bunga bunga, angin bertiup sepoi sepoi. Fillipe, Han, dan Diel sedang berbicara dengan Loko. sambil tersenyum meledek, Loko berkata “ kenapa harus ditempat ini? Kalian ingin mengajakku kencan ditempat yang sejuk dan bagus ini? “ Diel bertanya kepada Loko “ sebenarnya apa yang kau sembunyikan tuan? “ “ sembunyikan apa maksud mu anak muda? kau dibayar disini bukan untuk mennanyakan hal itu, tetapi  untuk membunuh manusia serigala “ Diel, Fillipe, dan Han saling bertatapan. Dirumah saat didapur “ mungkin Loko pergi membeli makanan, tidak ada makanan disini. Tapi, kemana perginya ketiga orang itu ya? “ tak lama Loko datang dan membawa makanan. Misel pun menyambutnya, mereka pun mulai menyiapkan sarapan. Misel bertanya kepada Loko, dengan perasaan bahagia dihatinya karena Loko sepertinya baik baik saja. Dia sama sekali tidak berubah menjadi manusia serigala. “ Loko, kemana perginya ketiga orang itu? “ dengan tangannya yang repot menyiapkan sarapan pagi yang dibantu Misel, Loko menjawab “ ooh, mereka ada didekat sini. Mereka sedang berjaga jaga “. Sarapan pagi sudah siap, diiikuti dengan kedatangan Fillipe. Misel pun menyambutnya, mengajaknya untuk ikut sarapan bersama. Misel bertanya kepada Fillipe “ dimana rekan anda tuan? “ Fillipe menjawab sambil melepaskan kaca mata hitam yang sedang dipakainya “ mereka sedang pergi sebentar nona, nanti mereka akan kembali “ “ oo begitu, sayang mereka tidak bisa ikut sarapan bersama. Baiklah, ayo tuan silahkan “ mereka pun sarapan pagi bersama.

               Diperpustakaan kota, Diel dan Han mencari data kematian dikota itu yang berhubungan dengan ayahnya Misel. Ayahnya Misel adalah ilmuwan besar, tetapi mereka melihat kasus kematiannya sangat aneh sekali. Didata tertuliskan ayahnya Misel meninggal akibat serangan jantung tiba tiba. Acara pemakamannya pun tak didatangi orang orang penting Negara, hanya orang terdekat. Disana tertulis dimana ayahnya Misel dimakamkan. Han berkata “ kenapa orang seperti ini, ketika meninggal tak ada penghargaan yang berarti. Orang orang penting Negara pun tak ada saat pemakamannya. “  Diel menyauti “ aneh.. Ayo kita pergi kemakamnya Han “ mereka pun pergi meninggalkan perpusatakaan dan bertuju kepemakaman. Sesampainya disana “ Diel ini dia, Lionel John Vacaburta “ “ ya, gunakan kekuatanmu Han “. Han pun menggunakan kekuatannya untuk membongkar makam tersebut, tak lama terlihatlah peti mati. Han berkata “ ini dia Diel “ “ baiklah, ayo coba kita periksa. Apakah ada mayat didalamnya “ dan ternyata saat tutup peti mati bergeser dan peti mati terbuka keseluruhan. Didalamnya pun terlihat ada mayat seseorang. Diel pun menjadi bingung, dia berpikir ada sandiwara disini. Berpikir ayahnya Misel hanya berpura pura mati, dengan membuat sebuah acara pemakaman. Yang bahkan dirahasiakan kepada putrinya. Dia mengira didalam peti mati ini tidak akan ada mayat, karena hanya sandiwara hanya berpura pura. Tapi kenyataan berkata lain. Dengan sorot mata penuh kebingungan dan bertanya tanya Diel berkata “ kenapa..? kenapa ada mayat disini? “ sambil memegang pundak Diel dengan tangan kanannya, Han mennenangkan “ Diel, sudahlah. sepertinya dia memang benar benar mati “. Diel masih tak yakin, dan tetap percaya dengan keyakinannya “ belum…dia pasti belum mati “.

 

bersambung......

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
 
CAPTCHA
CAPTCHA diperlukan untuk mencegah spam, silakan diisi :)
Type the characters you see in this picture. (verify using audio)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated. Not case sensitive.

Comments

  • ridho.jenaka's picture

    ceritanya bagus, hanya

    ceritanya bagus, hanya seperti bacaan berat nih,..tapi siip lah.. Wink

  • putra.perdana's picture

    Hemm... kamu kayaknya belum

    Hemm... kamu kayaknya belum dapet yah gaya cerita yang enak? Masih kurang nge-flow dan penggunaan kata-katanya kurang tepat. Idenya sih udah oke, cuma mungkin membangun suspense dan tensinya masih perlu ditingkatkan.

  • Crow's picture

    well it sounds like you did

    3

    well it sounds like you did read all of them Hikaru san, that's cool since i don't know you love story too

    I am not person worthy of your concern
  • kiky2hikaru's picture

    begitu menarik untuk dibaca

    4

    dari sebagian besar story kebanyakan penulis lupa kerangka story dan aturan menulis story yang baik dan benar...
    selamat,,,,anda termasuk lima orang penulis yang saya anggap hebat... ^^

    KIKY HIKARU AND YUMI HIKARI.....
  • boam's picture

    seperti membaca...

    karya kamu dan style nya mengingatkan gw pada novel kegemaran pada saat saya masih SD

    R.L stine,,

    nice story

    -rate 4-

    "As a talented person with huge aspirations, it’s easy to get over-confident. you’re showcased online, and you think you’re a prodigy No, you’re not. There are thousands of brilliantly talented young illustrators out there and you’re just one of them Be
  • Crow's picture

    nice

    i think werewolf's story is popular nowadays, a lot of people make em..

    I am not person worthy of your concern
  • mastriono's picture

    story yang bagus, ide yang

    story yang bagus, ide yang cemerlang

  • mastriono's picture

    bersambung ya

    bersambung ya

  • mastriono's picture

    bersambung ya? kapan

    bersambung ya? kapan lanjutannya

  • s4far's picture

    nice story

    Menurutku ide cerita udah mulai terbentuk pada awal cerita. Namun karakteristik tokoh masih penuh misteri meski sudah diungkapkan dalam sinopsis. Rasa penasaran untuk membaca cerita akan terasa bilamana penggambaran cerita tidak berdiri sendiri. But ini adalah cerita kepahlawanan yang patut ditunggu kelnjutannya. . .

  • semerlap's picture

    keren.............

    keren.............


return to top