Rose Poupee Chapter 1
not admin's choice
Normal 0 false false false EN-US JA X-NONE
Chapter 1: Rena Shimizu, Prolog.Gadis itu menancapkan sebilah pisau di jantung orang itu. Darah segera keluar langsung dari sumbernya. Bisa dipastikan kalau tenaga gadis itu kuat, bisa menembus jantung. Pisau itu dicabut, lalu gadis itu mengelap darah di bagian pisau yang terkena darah. Tampak tujuh lubang bersarang di tubuh orang yang sudah mati itu. Di kedua kaki, perut, kedua tangan, lalu kepala. Puas akan pekerjaannya, gadis ber-pony tail panjang itu melangkah menuju jendela, lalu melemparkan selembar kelopak mawar berwarna hitam ke orang yang telah dihabisinya. Setelah memastikan korban, si direktur perusahaan real-estate bernama Genshi Jin, sudah menutup matanya, gadis itu melompat turun dari lantai 5 apartemen orang itu. Jam 12 malam di jalan apartemen itu tergolong sepi. Tidak akan ada orang yang menyadari gadis itu melompat turun dari lantai 5 seolah bunuh diri. Namun tidak, gadis itu tidak mati. Sebelum lantai 2, gadis itu menekan bandul chocker pitanya yang berbentuk mawar hitam, lalu sepasang sayap mengembang dari punggungnya. Jaket hitam yang menutupi bagian belakang tubuhnya terbagi 2 dengan rapi, hal yang sudah diperhitungkan sebelumnya. Sayap berwarna hitam itu memperlambat lajunya sebelum menyentuh tanah. Pemandangan yang terlihat anggun sekaligus misterius saat beberapa bulu sayap itu jatuh ke tanah. Terutama untuk gadis secantik dia. Setelah menekan lagi bandul chocker pita itu untuk memasukkan lagi sayap hitamnya, gadis itu masuk ke dalam mobil sport hitam miliknya.
DRRRT DRRRT DRRRT
Gadis itu merasakan ponselnya bergetar saat menghidupkan mesin mobilnya. Terlihat nama ‘ Kotaro Darius ‘ di layar ponsel clamshell hitam itu. Ditekannya keypad penerima telepon.
“ Kotaro? “, gadis itu menyapa.
“ Baru selesai tugas? Maaf deh, aku ngganggu “, suara laki-laki bernama Kotaro terdengar di speaker ponsel gadis itu, meminta maaf.
“ Nggak apa. Kalau kamu meneleponku, artinya ‘pesanan’ itu sudah siap, kan? “, gadis itu menebak.
“ Exactement[1] “, Kotaro membenarkan.
“ Oke, aku ke sana sekarang “, gadis itu menjalankan mobilnya.
Pembicaraan terputus. Gadis itu melihat radar di mobilnya. Tidak ada mobil polisi atau mobil lain di kawasan ini. Gadis itu tersenyum kecil, lalu mempercepat laju mobilnya. Dan kejadian selanjutnya? Liat aja film Fast and The Furious; Tokyo Drift. Adegan drifting di sana persis seperti sekarang. Setelah sampai di sebuah rumah besar yang cukup terpencil dari jalan raya, barulah adegan drifting itu berhenti. Gadis itu keluar dari mobilnya dengan anggun, lalu memasuki halaman rumah itu. Lalu, menekan bel rumah itu yang berbunyi sangat klasik. Setelah 30 detik berlalu, pintu terbuka dan muncullah sosok laki-laki berambut hitam dan memakai celemek berlepotan cat yang sudah mongering.
“ Akhirnya kamu datang juga. Ayo, lewat sini “, laki-laki itu menunjukkan jalan.
“ Bisa jelaskan spesifikasinya, Kotaro? “, gadis itu bertanya sambil mengikuti laki-laki itu.
“ Yeah. Bisa membunuh dengan cepat, seluruh gerakannya diciptakan cepat. Kuat, bertenaga, selalu menurut. Selincah anak rusa, semuanya terprogram sempurna di microchip yang tertanam di otaknya. Selain itu... “, Kotaro menghentikan kalimatnya, “ Dia seperti manusia “.
“ Voulez-vous dire[2]? “, gadis itu mengernyit.
“ Kamu akan tau setelah membawanya pulang “, Kotaro terdengar percaya diri, “ Aku jamin, dia akan menjadi partner yang terbaik. Dia dan mereka “.
“ Ooh. Kamu sudah mengerjakan yang lainnya? “, gadis itu tertarik.
“ Ya, tapi aku sudah selesai dengan yang pertama. Kamu bisa membawanya pulang, tapi untuk yang lainnya mungkin butuh waktu beberapa bulan. Tenang, ini tidak akan lama. Aku tinggal memprogram otak mereka saja “, Kotaro berhenti, lalu membuka pintu di depannya.
“ Baiklah. Besok akan kutransfer uang pembayarannya ke rekeningmu “, gadis itu tersenyum kecil.
Kotaro ikut tersenyum, lalu meraih sebuah koper besar, “ Amusez-vous, Rena...[3] “.
[1] Tepat.
[2] Maksudmu?
[3] Selamat bersenang-senang, Rena...
Comments
-
wah bagus ceritanya SEKARANG
Submitted by RinaChan on 15 January, 2012 - 15:54.wah bagus ceritanya
SEKARANG lanjut ke CHAPTER 2
yuk kita baca
-
@AliciaLicia:
Submitted by Rena Akine on 4 December, 2011 - 05:32.@AliciaLicia: makasih...
Sudah saya publish sampe chapter 36 (kalo gak salah)
Liat aja di profilku di bagian Story, udah banyak tuh ceritanya.
Ganbatte!! (^u^)d
aku akan terus menunggu sampai kapan pun! -
This Story is Cool, Please
Submitted by AliciaLicia on 3 December, 2011 - 20:52.This Story is Cool, Please Next to Chapter 2









































Post new comment