Petualangan Dua Saudara Mencari Mata Air

2
529 kali
0 kali

Pada musim kemarau air mulai sulit di temukan, untuk menemukan air saja harus berjalan 2 km dan mengantri puluhan orang, air itupun tidak cukup bersih. Di desa yang kekeringan tersebut hiduplah 2 orang anak kembar yatim piatu yang miskin. Karena air sulit di temukan, merekapun merencanakan pergi ke hutan untuk mencari mata air.

“Kak sebaiknya kita pergi ke hutan mencari mata air.” Ajak Hendri kepada Hendra.

“Apa mungkin di sana ada mata air?” Tanya Hendra kepada Hendri.

“Mungkin saja di sana ada mata air. Kita harus tetap berusaha.” Kata Hendri.

“Baiklah, ayo kita pergi ke hutan.” Kata Hendra yang menjawabnya dengan setuju.

Merekapun pergi ke hutan dengan bekal secukupnya. Dalam perjalanan mereka bertemu seseorang yang misterius.

“Pak, apakah di hutan ini ada sumber mata air?” Tanya Hendra kepada orang misterius itu.

“Ada nak, memangnya kalian ini dari daerah mana?” Kata bapak itu kepada Hendra.

“Kami dari desa ujung yang mengalami kekeringan pak.” Jawab Hendri sambil menunjukan desa mereka.

“Baiklah, saya akan memberitahu jalannya, kalian jalan saja mengikuti jalan ini pasti akan ketemu. Tetapi di sana ada penunggunya yang sangat menakutkan dan kejam. Dan dia tidak akan memberimu setetes airpun kepada kalian, maka kalian harus membunuhnya untuk menghilangkan kutukan yang ada di desamu.” Kata dan usul bapak tadi.

“Mengapa bapak bisa tahu kalau desa kami terkena kutukan pak?” Tanya Hendri yang masih bingung.

“Sudahlah, itu tidak penting.” Jawab bapak tadi.

“Terima kasih pak, kalau begitu kami pergi dulu.” Kata Hendri dan Hendra yang sudah bersiap untuk melanjutkan perjalanan.

Handra dan Hendripun melanjutkan perjalanannya. Dalam perjalanan yang jauh itu, tiba-tiba muncul iblis yang sangat mengerikan.

“Hei, siapa kalian?” Tanya iblis itu.

“Kami orang dari desa ujung yang mengalami kekeringan. Bolehkah kami meminta airnya?” Kata Hendra.

“Ha…Ha…Ha…, tidak akan kuberikan, karena air ini milikku dan kalian akan menjadi santapanku.” Jawab iblis jahat itu.

“Apa? Kenapa kau menyantap kami kalau kita bisa bertaruh?” kata Hendra.

“Hmm……memang kau ingin bertaruh apa?” Tanya Iblis itu.

“Bagaimana kalau kita tebak-tebakan? Kalau kau bisa menjawab tebakanku, kau boleh menyantapku, tapi kalau kau salah atau tidak bisa menjawab tebakanku, aku boleh mengambil air itu dan kembalikan desa kami seperti semula.” Kata Hendra.

“Boleh juga, memangnya kau ingin memberi tebakan apa.” Tanya Iblis.

“Iblis apa yang bisa melakukan apa saja?.” Kata Hendri.

“Hmm…pastinya aku, aku bisa melakukan apa saja yang aku inginkan.” Jawab Iblis itu.

“Salah! Memangnya kau Tuhan? Jawabannya adalah Iblisa Aja! He he he” Kata Hendra.

“Apa? Bagaimana aku bisa salah, ini tidak mungkin!” Kata Iblis yang mulai marah.

“Tapi perjanjian tetap perjanjian. Kau telah salah menjawab tebakanku.” Kata Hendra

“Baiklah, kalian bisa mengambil airku dan aku akan mengembalikan desa kalian seperti semula.” Kata Iblis.

“Hore! Kita bisa mendapatkan air yang bersih.” Kata Hendri.

Dan Hendra Hendri pun pulang dengan air secukupnya. Setelah sampai di desa, mereka di sambut gembira oleh para penduduk karena telah mengilangkan kutukan yang pernah dialami di desa tersebut. Kemudian kehidupan di desa tersebut menjadi damai, aman, dan tentram.

 

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
 
CAPTCHA
CAPTCHA diperlukan untuk mencegah spam, silakan diisi :)
Type the characters you see in this picture. (verify using audio)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated. Not case sensitive.

Comments

  • ridho.jenaka's picture

    mmm...sippp nih ceritanya

    mmm...sippp nih ceritanya Wink

  • Crow's picture

    wow..new story new

    wow..

    new story new thing..

    this one is hendra handra or something huh..

    so some of this guys is cursed huh..

    cool.

    what kind of curse does he had?

    I am not person worthy of your concern
  • ddum_RyuZentju's picture

    story baru

    ini adalah cerita karangan aku sendiri,

    aku buat ketika ada tugas sekolah


return to top