Lyra Beacque "One Week"

0
139 kali
0 kali

not admin's choice

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

Day 3

Pagi hari, rizky yang kelelahan karna terlalu banyak berkerja semalam, akhirnya tak bisa banngun pagi dan tak bisa membuatkan sarapan untuk dheny, dheny yang kesal akhirnya membangunkan rizky dengan cara menyiramnya dengan air, rizky yang terkejut dengan tak sengaja menendang bagian kelemahan bagi pria, dheny pun akhirnya pingsan. Setelah beberapa lama kemudian ia kembali sadar dengan rasa sakit yang masih terasa ia lalu memarahi rizky, rizky yang merasa bersalah lalu meminta maaf, karna rizky tak bisa membuatkan sarapan, belum lagi dheny yang pingsan agak sedikit lama, akhirnya dheny telat untuk pergi ke rumah produksi (L.B.Q). Dheny lalu bergegas mandi dan bersiap  untuk pergi, karna dheny tak yakin muntuk meninggalkan rizky dirumahnya sendiri dheny akhirnya mengajak rizky untuk ikut dengan nya ke rumah produksi (L.B.Q). sesampainya mereka berdua di rumah produksi dheny lalu menyuruh rizky untuk membawa barang-barang yang dibawa dheny, betapa terkejutnya rizky karna barang-barang yang harus dibawanya begitu banyak, rizky pun mencoba meminta bantuan dheny untuk membawa sebagian barang, lalu apa yang dheny lakukan, dheny malah tak memperdulikan rizky dia hanya bilang pada rizky untuk menyimpan barang-barangnya di studio tempat dheny latihan, rizky lalu mencoba untuk membawa semuanya, setelah separuh jalan rizky membawa barang-barang tersebut, ia tak sengaja menabrak seseorang dan barang –barang yang dibawa nya pun terjatuh.Karna rizky merasa ia lah yang menabrak orang tersebut, rizky pun meminta maaf, tapi orang tersebut juga meminta maaf kepada rizky karna tlah menabraknya dan membuat barang-barang yang dibawa rizky terjatuh, orang taersebut lalu menolonng rizky untuk membawakan barang-barang ke studio latihan. Sesampainya mereka ke studio latihan mereka lalu  duduk dan beristirahat sebentar, rizky pun berterimakasih kepada orang tersebut karna telah menolongnya membawakan barang-barang dheny ke studio latihan, mendengar nama Dheny orang itu pun memperkenalkan dirinya, dia adalah Yhudi teman sekaligus anggota Lyra Beacque (L.B.Q), setelah beberapa lama mereka berbicara, yhudi pun pamit untuk pergi ke rapat pemilihan volakis baru (L.B.Q). Yhudi pun pergi tapi dia berjanji akan menemui rizky lain waktu, rizky sempat merasa bahwa orang ini sangatlah berbeda meskipun baru pertama kali bertemu, orang ini sangatlah baik padanya.

Tengah hari, rizky yang tak sengaja lewat di depan pintu audisi tiba-tiba terkejut karna ada seseorang yang menarik tangan nya dan membawa nya masuk ke ruang audisi, rizky bertanya ke orang itu kenapa ia di bawa masuk ke ruang yang tak ia kenal, orang tersebut lalu menjawab pertanyaan rizky, orang tersebut mengatakan bahwa rizky adalah perserta terakhir dalam audisi, rizky pun heran, ia merasa tak pernah mendaftar dalam audisi yang orang tersebut maksut, tapi orang tersebut tetap memaksa rizky dia bahkan menunjukan formulir yang menurutnya adalah milik rizky, setelah rizky memperhatikan formulir tersebut dan membaca semua biodata yang ada dalam formulir itu, ternyata formulir itu tentu bukan miliknya hanya saja foto dalam formulir itu wajahnya mirip dengan wajah rizky, rizky mencoba untuk meyakinkan bahwa formulir itu bukan miliknya tetapi orang tersebut malah menyuruh rizky berdiri di depan juri dan mulai bernyanyi, rizky yang kebingungan lalu memutuskan untuk bernyanyi, lagu yang di bawakan nya adalah “Bunda”, setelah rizky selesai bernyanyi, betapa terkejutnya para juri karna suara rizky sangatlah bagus, para juri pun berdiri  dan bertepuk tangan bahkan ada yang menangis, rizky kebingungan melihat ekspresi para juri, ia  merasa suaranya biasa-biasa saja dan tida cukup bagus, tapi menurut para juri suaranya begitu istimewa, akhirnya rizky di tetapkan sebagai vocalis baru Lyra Beacque (L.B.Q), setelah rizky di terima di menegemen L.B.Q meneger besar mengajak rizky untuk bertemu dengan anggota lain Lyra Beacque, di luar ruangan ia melihat seseorang yang mengaku sebagai perserta terakhir audisi, tapi karna wajah nya yang terlalu banyak polesan maksutnya terlalu banyak gaya akhirnya membuat wajahnya menjadi berbeda, melihat kejadian itu risky mencoba untuk  mengklarifikasi nya, tetapi tetap saja tak berhasil, rizky lalu di bawa untuk bertemu dengan anggota lain dari L.B.Q, sesampainya rizky di tempat latihan ia pun akhirnya di perkenalkan, betapa terkejutnnya dheny melihat rizky yang datang bersama meneger besar dari Lyra Beacque, meneger besar yang melihat dheny kebingungan lalu bertanya kepadanya, meneger bertanya apakah dheny mengenali rizky, lalu yhudi memotong pembicaraan ia lalu mendekat pada rizky berkenalan, rizky pun bingung dan bertanya ke pada yhudi kenapa berkenalan sampai 2 kali, tapi belum sempat rizky menyelesaikan pertanyaan nya itu yhudi malah mengedipkan mata kirinya dan tersenyum tanda agar rizky untuk diam dan berpura-pura belum kenal juga, lalu orang ke dua mendekati rizky dan berkenalan dengan nya, orang yang ke dua adalah Rhama, Drummer Lyra Beacque, dia banyak sekali bertanya pada rizky, melihat itu yhudi lalu menarik nya mundur agar rhamma tidak bertanya lebih banyak lagi, orang yang ke tiga tentu saja Dheny, ia juga berpura-pura untuk tak mengenal rizky dan berpura-pura baru peatama kali bertemu, akhirnya perkenalan selesai.

Sore hari/Menjelang malam, rizky yang telah bergabung dalam L.B.Q , yang sebenarnya bukan dirinya, diberikan alat kominikasi yang didalamnya sudah di sisi  nomor-nomor  termasuk no para anggota L.B.Q, rizky pun pulang, sebenarnya ia tidak pulang tapi menunggu di dalam mobil dheny, karna dheny yang agak sedikit lama rizky akhirnya tertidur. Dheny akhirnya pulang dan masuk ke mobilnya ia terkejut melihat rizky yang tertidur di mobilnya ia kira rizky akan melarikan diri tetapi tidak, dheny lalu berniat untuk mmembangunkan rizky, melihat wajah rizky yang kelelahan dheny pun tidak jadi membangungkan rizky.

 Tengah malam, mereka berdua sampai di rumah, rizky yang masih tertidur pulas, dan dheny yang tak tega membangunkan nya akhirnya menggendong rizky dan membawa nya masuk ke kamar dan membaringkan nya di aksur tempat tidur, dheny yang melihat wajah rizky yang begitu polos saat tidur ia lalu merasa sangat aneh, jantung nya tiba-tiba berdetak lebih kencang dan lebih cepat, dheny lalu keluar dari kamar tempat rizky tidur, pada saat dheny inggin membuka pintu ia mendengar rizky mengigau dan memanggil ibunya, dheny lalu tak menghiraukan dan langsung keluar dan menuju kamarnya untuk istirahat.

 

 

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
 
CAPTCHA
CAPTCHA diperlukan untuk mencegah spam, silakan diisi :)
Type the characters you see in this picture. (verify using audio)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated. Not case sensitive.

return to top