LOVE from the PAPER part I

Drama
3.25
319 kali
0 kali

not admin's choice

part I: there are empty until I found it

aku suka menggambar, lebih dari makan..  setiap hari hanya ada secarik kertas dan setumpuk alat gambar di wajah ku.. menggambar apapun yang aku pikirkan dan rasakan.. di sana khayalanku menjadi sesuatu yang menemaniku setiap hari, berbicara.. bercanda.. berpetualang.. tapi.. suatu saat.. sesuatu mengganggu hal yang sempurna bagiku itu.. hari-hari mulai terasa hampa.. aku tak pernah melihat kebahagiaan yang seperti itu.. hal itu yang terpikir di benak ku, saat ku melihat sepasang kekasih berlarian penuh canda.. mulai saat itu, aku mulai memikirkannya.. bagaimana bisa mendapatkan hal itu.. aku mulai menggambar sesuatu yang namanya cinta itu.. aku gak ngerti.. apa sih ini sebenernya.. maka aku cuma membuat gambar mereka yang berlarian saling bercanda.. namun, tak ada rasa apapun. lalu mereka yang mengerti, mengajariku tentang hal aneh ini.. mereka bilang banyak hal.. gak ada satupun yang bisa ku ingat.. lalu aku menemukan hari baru dalam sejarah kalenderku.. namanya "valentine" di hari itu semuanya terlihat PINK.. dan menjijikan... penuh gombalan cinta.. dan semua ngasih coklat.. lalu aku bertanya-tanya.. apa cinta itu rasa coklat?.. lalu aku kembali berguru pada mereka yang mengerti.. namun tetap hope less, gak ada satupun dari kalimat mereka yang ku mengerti.. tak lama, aku memasuki saat-saat SMP.. di sana aku bertemu teman -teman baru.. dan lebih banyak di antara mereka yang tak waras.. orang pertama yang ku kenal, bernama arifianto gema prakoso.. kurus botak dan kalau marah berubah jadi were wolf.. tapi otaknya encer, fisikanya selalu bagus. bahkan ia pernah membuat rumus sendiri dan mendapat nilai "120", dia baik padaku.. ini jarang terjadi.. aku hampir gak pernah di sapa sewaktu SD.. lalu dia memperkenalkanku pada makhluk lainnya.. naufal darari roydandi lodian.. di singkat opal DRL.. dia.... sama.. persis denganku, kecuali dalam fisik.. dia sangat ganteng dan slim.. beda dengan ku.. kami mulai mencari teman baru.. satu persatu mulai kenal.. opal itu orang yang paling susah di ajak berbicara serius.. pernah sekali dia membuat ku marah, dan membuatku melayangkan satu pukulan berat pada wajahnya.. aku saat itu ketakutan.. apa aku akan kehilangan teman ku itu.. namun justru kebalikannya, dia semakin akrab dengan ku.. kami belajar bersama, menggambar, bercerita, membuat cerita, berkahyal bersama.. di sana aku mengenal sesuatu yang di sebut SAHABAT.. dan warna yang lama hilangpun kembali.. terobati oleh hal ini..

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
 
CAPTCHA
CAPTCHA diperlukan untuk mencegah spam, silakan diisi :)
Type the characters you see in this picture. (verify using audio)
Type the characters you see in the picture above; if you can't read them, submit the form and a new image will be generated. Not case sensitive.

Comments


return to top