Hanya Bisa Melihatmu
not admin's choice
Aku mencintaimu.
Walaupun harus berulang kali terluka,
Aku selalu melihatmu.
Melihat dirimu yang tidak memilihku.
Aku bersembunyi di balik bayanganku sendiri.
Hanya dengan melihatmu.
Dan mungkin, hanya bisa melihatmu.
Sebisa mungkin, berada di dekatmu.
Aku ingin menjadi mentari yang menghangatkanmu dari jauh.
Aku ingin melindungimu selamanya.
Aku ingin melihatmu sampai kau bergabung denganku.
Tangan yang sudah tidak bisa menggenggam apa-apa ini,
Ingin terus menggenggam salah satu tanganmu.
Walaupun tanganmu yang sebuah lagi juga sedang berpadu dengan gadis yang kau cinta.
Aku mencintaimu.
Selalu melihatmu.
Keberadaanku yang tak terlihat siapapun,
Namun aku tetap ingin melindungimu.
Tak peduli seberapa sering kamu memekikkan kata 'pergi' untukku.
Aku ingin berada di sisimu selamanya.
Aku egois.
Ya, aku memang egois.
Tapi tidak seegois yang kau kira.
Aku hanya ingin berada di sisimu saja, tak lebih.
Aku tidak ingin memilikimu.
Karena kau pasti punya pilihan sendiri.
Dan ketika kau meneriakkan kata 'pengkhianat' pada gadismu yang ternyata mempermainkanmu,
Aku akan selalu menjadi 'teman' untukmu.
Aku tidak peduli hatiku yang hancur ini semakin hancur.
Yang kuinginkan hanya melindungimu.
Melindungimu dari apa saja yang menyakitimu.
Aku siap mengorbankan perasaanku ketika kau menumpahkan kemarahanmu padaku.
Walaupun aku tau,
Penantianku ini akan sia-sia saja.
Aku bukan gadis yang kau inginkan.
Bahkan mungkin aku adalah gadis yang kau benci.
Biarlah,
Permohonanku akan bisa terkabul kalau aku terus tegar seperti ini.
Aku ingin melindungimu.
Walaupun tanganku sudah tak bisa menggenggam apapun,
Dan kakiku sudah tak menapak tanah,
Serta menjadi sosok yang tak terlihat,
Atau saat aku tidak dianggap 'ada' lagi olehmu.
Aku akan menerimanya,
Sampai kita tinggal bersama-sama.
Aku tidak menginginkan balasan cintamu.
Aku sudah cukup puas dengan 'mencintai'.
Bagiku itu sudah cukup.
Aku tidak akan pernah menangis di depanmu.
Aku ingin menunjukkan padamu kalau aku tegar.
Padahal di dalam hatiku,
Aku sudah menangis darah.
Kumohon,
Jangan menunjukkan wajah yang murung.
Walaupun sudah tidak dianggap,
Akan sama rasanya bagiku dengan sekarat,
Kalau kamu tidak tersenyum barang satu menit saja.
Aku tidak akan berkata apapun padamu.
Sudah cukup dengan melihatmu.
Hanya bisa melihatmu.
Hanya dengan melindungimu.
Hanya dengan membuat kau tersenyum.
Hanya karena aku mencintaimu.
Ya.
Aku selalu menunggumu.
Aku akan selalu setia menunggumu.
Karena kau adalah jantung penggantiku.
Karena kau adalah motor penggerak hidupku.
Karena aku mencintaimu...
=================================================================================================================================
Author's Bacot Area
Ini puisi yang dibikin secara spontan pada 31 Juli 2011 pukul 22:53. Aslinya judulnya itu 'Anata Dake O Miru Koto Ga Dekimashita', aku terjemahkan jadi 'Hanya Bisa Melihatmu'. Waktu itu aku lagi galau-galaunya sih...
Maap kalo puisi gaje ini membuka luka batin kalian yang baca... Gomen m(_ _)m
Comments
-
hmm kk,, plampiasan yang nice
Submitted by upeg on 23 January, 2012 - 20:32.hmm kk,, plampiasan yang nice
inilah galau yang bermanfaat -
Very nice, dear.
Submitted by irzaqi on 23 January, 2012 - 17:40.Very nice, dear. :3
pencapaian tertinggi dari rasa hati tapi sangat kejam dan merusak diri. a perfect love.
siapa yg mengajarimu menjadi galau di usia muda, nduk?
I AM IMMORTAL!











































Post new comment