Mon01Aug2011
Friendship and Love
419 kali
0 kali
not admin's choice
Yosuke hanya mengangguk kecil, lalu berkata dengan suara kecil,
"Sebenarnya Satonaka itu cewek yang baik dan manis kok, cocok sama Souji yang baik.. Aku tahu itu."
Yukiko sebenarnya sedikit terkejut mendengar Yosuke, yang biasanya
selalu mengganggu Chie dan mengatakan hal yang buruk tentangnya,
barusan memuji gadis tersebut?
Namun karena melihat sikap Yosuke yang tidak berubah, Ia menganggap itu hanya perasaannya saja dan meneruskan berjalan.
Malam itu, hujan turun di Kota Inaba.
Yosuke memperhatikan air hujan yang jatuh dari langit ke bumi, menggenang, dan mengalir di jalanan, dari jendela kamarnya.
Pikirannya kosong. Raut mukanya terlihat sedih.
Lelaki dengan rambut coklat itu berjalan menuju tempat tidurnya,
lalu merebahkan badannya di atas kasur yang empuk dan menutupi matanya
dengan tangannya.
Pikirannya kembali pada kejadian siang tadi. Saat ia melihat wajah
Chie yang memerah dan sikapnya yang malu-malu saat dekat dengan Souji,
wajah yang tidak pernah ditunjukkan gadis itu saat bersama dengannya,
saat Yukiko memintanya membantu agar Chie bisa jadian dengan Souji, dan
saat dia.. menyanggupi permintaan Yukiko itu.
"…Sial.." gumamnya.
"[i]Kenapa kusanggupi permintaan Amagi-san..? padahal aku takkan bisa melakukannya…dan..takkan rela.."[/i]
Ya,karena kejadian siang tadi, Yosuke mengalami patah hati untuk kedua kalinya.
Sebenarnya,sudah sejak lama Yosuke jatuh cinta pada Chie.
Namun Ia tahu Ia tak akan pernah bisa mengungkapkannya. Karena
itu,dia selalu berusaha menarik perhatian Chie dengan cara mengejeknya.
Hanya itu yang bisa ia lakukan untuk mendekati gadis yang dia sukai
itu. Hanya pendekatan seburuk itu..
Sekarang,Yosuke hanya bisa menyesal.
[i]Kenapa aku tidak bilang sejak dulu kalau aku menyukainya?[/i]
[i]Kenapa aku hanya bisa melakukan pendekatan seburuk itu padanya?[/i]
[i]Sekarang ketika dia sedang menyukai seseorang, aku justru membantunya?[/i]
Pertanyaan-pertanyaan itu terus terngiang di kepala Yosuke,
membuatnya mengepalkan tangannya kesal dan menggertakan giginya,
pernyataan itu benar-benar menyiksanya.
Pikiran Yosuke kini melayang..jauh ke masa lalu…







































Post new comment