Amethyst Princess Chapter 5
not admin's choice
Normal 0 false false false false EN-US JA X-NONE
Analisa Aquamarine
Aquamarine tinggal di Desa Leather. Dia mengobati semua prajurit yang terluka di desa. Kabar tentang miiko yang membantu Bloodstone sudah mulai tersebar ke desa. Aquamarine tidak peduli dengan itu. Dia berkonsentrasi merawat prajurit yang terluka. “ Gawat! Benteng terakhir berhasil dikuasai! “ teriak salah seorang prajurit yang baru sampai. Aquamarine yang sedari tadi tenang, jadi agak kaget. Aquamarine tau, jika benteng terakhir sudah dikuasai, tak ada yang bisa dilakukannya. Semua akan terbunuh, termasuk dirinya! Aquamarine menelan ludah. Tapi entah dari mana muncul sebuah ide, yang mungkin kelihatannya mustahil. Aquamarine tak peduli dengan itu. Apa saja, asal semua orang di markas rahasia ini bisa selamat! Kemudian dia dengan terampil menyelesaikan balutannya pada seoang prajurit, dan segera berlari pergi.
Kabul berusaha menghubungi Bloodstone, tapi tidak tersampaikan dengan baik. Spertinya ada elang pemburu yang khusus dilatih untuk membunuh para merpati yang menyampaikan pesan. “ Ada apa, Aries? “ tanya Emerald. Aries ditinggal di markas rahasia bersama Aquamarine, tapi Aquamarine sedang pergi entah kemana. “ Kenapa kamu kelihatan gelisah? “ tanya Emerald. Tentu saja, Aries hanya bisa berputar-putar tak tentu arah, sedangkan kepalanya selalu mengarah ke dapur markas rahasia.
Setengah jam setelahnya, Aquamarine kembali. “ Kamu dari mana saja?! Kita hampir kekurangan orang di sini! “ marah Kabul. Aquamarine menundukkan kepalanya, dan melesat pergi ke tempat Emerald. “ Emerald, aku butuh bantuanmu. Tolong pergilah bersama Gemini dan periksa lemari gudang. Aku sudah tempelkan pesan di sana “ kata Aquamarine. “ Kenapa nggak ngomong langsung aja? “ tanya Emerald. Tapi kemudian dia tersadar, Kak Aquamarine nggak mungkin menyuruhnya memeriksa lemari gudang yang notabene tempat nggak penting, pikir Emerald. Menurut perkiraanku, Pasukan Iron akan tiba di sini sekitar sejam lagi. Jadi Emerald segera memeriksa lemari gudang, dan menemukan pesan Aquamarine.
Kabul nmendapat kabar dari kerajaan, bahwa ini ulah panglima Cebu Eddie, yang menginginkan kekuasaan Desa Leather. Cebu Eddie sedang dicari oleh kerajaan, karena pasukan Iron tidak akan berhenti jika tidak diperintah oleh panglima mereka sendiri, atau panglima mereka sudah mati. Menurut perkiraan, Panglima Cebu ada di sekitar Desa Leather. Pasukan kerajaan yang tak bisa dikirim ke Area Bronze akan dikerahkan untuk mencari Panglima Cebu.
“ Kak Aquamarine, lemari gudang sudah aku periksa sama Gemini. Ternyata benar perkiraanmu. Aku sudah menelusurinya, dan sampai di tempat rahasia Kakak sama Kak Bloodstone. Di sana mungkin aman “ jelas Emerald. Aquamarine dan yang lainnya mulai agak sedikit nganggur, nggak ada kerjaan soalnya pasukan perawat kerajaan Iron atas perintah Raja Melbourne Dark dan Raja Iron datang membantu. “ Mungkin daerah sini akan segera ditemukan dan hancur dalam sekejap. Aku akan memberitahu Kabul soal lemari gudang “ desis Aquamarine.
Kabul mendengarkan penjelasan Aquamarine dan Emerald dengan teliti. “ Apa benar yang kamu katakan itu? “ tanya Kabul. Emerald mengangguk, sementara Aquamarine menambahkan, “ Tak salah lagi, lemari gudang itu adalah jalan rahasia menuju Danau Wood yang sekarang dilanda bencana. Aku tau jalan itu, karena aku ingat tempat favoritku dengan Bloodstone adalah di dalam ruangan bawah tanah tempat jalan itu berada “
“ Pasukan Iron tak mungkin menjadikan Danau itu sebagai markas, karena mereka takut akan kutukan Iced Wood. Selain itu, di jalan rahasia itu Gemini menemukan beberapa ruangan, salah satunya yang dipakai oleh Kak Aquamaine dan Kak Bloodstone “
“ Aquamarine dan Emerald, aku menyela. Apa di sana tak ada tanda-tanda seseorang tinggal di sana? “
“ Aku tidak tau. Tapi Emerald yang memeriksa jalan rahasia itu pasti tau “
Emerald terdiam sejenak, “ Ada, tapi aku tak yakin. Aku dan Gemini hanya menemukan seperangkat pakaian tempur yang masih sangat baru “. Kabul terkejut, “ Itu tidak aman! Mungkin itu pakaian tempur Panglima Cebu Eddie, yang mendalangi terjadinya perang ini! Jika bertemu dengannya, pasti kita akan mati! “. Aquamarine dan Emerald sangat terkejut. “ Apa sudah tidak ada harapan bagi kita? “ gumam Aquamarine. “ Mungkin masih ada “ ujar seseorang.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Author's Bacot Area
Hayoooooooooooooo coba tebak siapa yang ngomong di kalimat terakhir? XDD
Recchan tau cerita ini maksa banget, udah gak bisa Recchan edit lagi karena sudah tamat dari jaman kapan tau itu. Sebenernya sih gara-gara Recchan males... Cerita ini juga sempet vakum selama 2 tahun, terus Recchan lanjutin lagi karena gak tega ngehapus cerita ini. Dan cerita ini sempet vakum di chapter ini. Akhirnya setelah WB Recchan sembuh kala itu, Recchan lanjutin lagi, bahkan sampe ada 3 serial. Mau bikin seri keempatnya tapi Recchan kena WB lagi. Seri ketiga juga kena WB, padahal udah chapter menjelang akhir.
Udah ah, Recchan capek nulis. OC-OC Recchan udah agak tenang setelah Recchan kunci mereka di buku sketsa tempat kelahiran mereka XD







































Post new comment